Concerto vs Cornetto: The Battle Of Oreo

Kembali lagi dengan saya, sang pemilik blog yang haqiqi. Kali ini saya akan membahas review yang gak kalah penting di dunia milenial ini: es krim. Lebih tepatnya: es krim cone.

Sejujurnya bagi saya, es krim cone yang hakiki hanyalah Conello. Taburan kacangnya dan lelehan coklat yang membeku… hadeuuh. Adalah mimpi bagi setiap anak Indonesia untuk setiap pulang sekolah bisa jajan es krim Conello. Apa daya uang jajan saya saat itu seringnya cukup buat beli Paddle Pop cokelat seribuan doang. Beli Conello kalo lagi ada acara sekolah karena dianter Mamah, atau ada uang lebih sisa-sisa kemarin ajah.

The Legendary Conello

Sesungguhnya saya mencari gambar es krim Paddle Pop yang seribuan tapi gak nemu. Hiks. Masa udah gak diinget sama internet sih eskrimnya. Hiks. You are the unsung hero, my friend.

Oke lanjut.

Lalu entah bagaimana asal usulnya, mungkin saya banyak miss disini, keindahan bentuk aksisimetrik dari Conello mulai punah, tergantikan oleh coklat bulet ngabledeg di atas es krim dan namanya berubah menjadi Cornetto. Dari Taylor Swift sampai Isyana pun sempet jadi cover tutupnya. Plus warung sebelah juga menerbitkan produk yang sama, dengan nama yg mirip pula: Concerto. Kalo gak beda warna freezer (W merah dan C biru) akan ada banyak yg terkecoh. Secara packaging mirip dan jenis font juga 11 12.

Cornetto Disc Cookies and Cream

Concerto Cookies and Cream

Setelah Anda lihat, serupa tapi tak sama, bukan?? Maka di tengah kejombloan ini, saya memutuskan untuk melakukan hal yang fenomenal: membeli keduanya, membandingkan, dan menulis hasilnya di blog. Ini tulisannya.

Oke, agar objektif, saya akan membandingkan dua eskrim ini dari 3 aspek fundamental dalam eskrim cone; topping, eskrim, dan cone. Untuk harga dan porsi keduanya relatif sama. Gitu. Yuk mulai.

1. Topping

Bisa dilihat bahwa topping dua eskrim ini sama-sama berbentuk cokelat disc. Berbeza di bagian taburan atas; cornetto pakai serpihan oreo bubuk sedangkan concerto pakai semacam cokelat chip.

Lebih enak mana?

Cornetto. Rasa cokelatnya enak banget.. selevel Magnum kali ya (harus nanya ke temen yg kerja di pabrik W), taburan bubuk oreo di atasnya juga pas, menyeimbangkan rasa cokelatnya yang manis.
Sedangkan untuk Concerto.. uh. Entah udah beberapa kali, di tempat beli yg berbeda, varian Concerto yg beda pula, rasa cokelat disc-nya tuh… kayak ada rasa duren-durennya gitu. Terutama pada gigitan pertama. Sebagai certified duren-haters, saya sangat peka dalam mencium dan merasakan duren. Dan ini salah satunya. Cewa.

2. Es krim

Hal ini agak sulit milihnya, karena hampir keduanya berimbang. Meskipun beda tekstur; oreo di Cornetto lebih tebel dan lembut kayak kue dan oreo di Concerto lebih kecil dan crunchy, saya suka keduanya. Tapi yang membedakan adalah formulasi dari si eskrim vanilla tersebut.

Terus enakan mana?

Sayang sekali team C.. Cornetto harus menang lagi. Es krim vanilla-nya lebih legit nan mantap. Sama-sama bikin gendut, kan. Yaudah pilih yang legit sekalian!

3. Cone

Untuk cone ini ada perbedaan. Cornetto cone biasa warna cream, sedangkan Concerto cone rasa cokelat/oreo yah lupa warna cokelat. Rasanya? Saya lebih cocok sama Concerto… entah rasa cone yang agak ke dark cokelat menurutku bisa menyeimbangkan rasa eksrim dan cokelatnya yang manis.

Final Score

Jadi final score adalah: Cornetto 2 – Concerto 1. Yang menang Cornetto~ All hail Taylor Swift, Selena Gomez, Isyana Sarasvati, dan semua artis wanita yang pernah jadi cover tutup Cornetto!

Saya sendiri sebenarnya tidak memihak sisi manapun, hanya ingin membandingkan dan mengupas tuntas tentang dunia eskrim yang kadang terlupakan ini. Akhir kata saya ucapkan terima kasih, moga review ini dapat membantu Anda untuk lebih bijak dalam memilih eskrim.

Salam.

Advertisements