Don’t Judge People By Their Taste Of Music

Bagi saya, selera musik itu sama seperti selera makanan. Jika mengejek atau mencela orang yang suka musik dangdut, itu sama saja (misalnya) menyela orang yang suka makan jengkol. Padahal gak semua orang yang suka makan jengkol itu pasti berkemampuan otak rendah, siapa tahu saja mungkin Pak Presiden kita demen semur jengkol? Nah.

Adalah sangat tidak bijak dan sangat berpikiran dangkal sekali untuk menghina suatu musisi. Menurut saya, itu kebebasan mereka untuk berkarya, ya asal jangan menyinggung SARA (itu sih lain kasus lagi). Seperti orang-orang yang menganggap kalo ST 12 itu kampungan, Wali itu ndeso, Kangen Band itu alay, itu sangatlah berotak dangkal. Sama aja mungkin kayak bilang ke orang yang suka duren itu kampungan, yang suka pete itu ndeso, yang makan rainbow cake itu alay… sangat tidak masuk akal dan kurang kerjaan.

Selera musik orang juga bisa berubah secara drastis secara tiba-tiba, seperti selera makanan. Lagi seneng makan di Pizza Hut, terus besok tiba-tiba eneg dan beralih jadi seneng makan di Warteg deket kosan. Udah jadi fans Arctic Monkeys dan The Strokes dari jaman awal SMA, terus tiba-tiba pas udah kuliah playlistnya Cherrybelle terus. Ya itulah saya.

Jadi inti dari post yang gaje ini, janganlah Anda mencela orang karena selera musiknya. Jika Anda stress dengan hidup Anda carilah pelampiasan lain atau jika Anda umat beragama mengadulah pada Tuhan Anda. Satu lagi, jangan pernah memaksa seseorang untuk menyukai suatu band/penyanyi/aliran musik, karena itu tidak manusiawi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s