Wakaf Al-Qur’an di Mesjid Salman

Dapet info dari blognya Dosen IF, saya jadi pengen karena emang udah lama pengen punya Qur’an terjemahan pribadi. Apalagi ini edisi ilmu pengetahuan, ada tafsir ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, kayaknya menarik gitu. Ditambah lagi juga ada program wakafnya, saya juga udah lama pengen bersedekah yang besarnya lumayan dari duit sendiri.

Jadilah saya nyari-nyari infonya apa masih ada atau nggak terus Rumah Amal Salman dimana (padahal sering kesana tapi ga pernah merhatiin *plak*), sampe nanya ke twitter penerbitnya. Dan ternyata masih ada. Dan ternyata lagi Rumah Amal Salman pas banget sebelah Kantin Salman. Zzzzzz.

Jadi ini tuh kita beli Qur’an seharga 100rebu, dapet dua Qur’an. Ada yang Edisi Ilmu Pengetahuan ada yang edisi 1000 Do’a. Nah, habis itu terserah kita mau diwakafin salah satu atau dua-duanya. Saya mah milih salah satu aja karena emang niatan dari awal ngincer Al-Qur’annya juga kan. Jadilah tadi siang saya kesana sama temen yang jadi ikutan juga.

Setelah dibaca… Waw. Seru gitu. Ternyata semua ilmu pengetahuan memang sudah ada di Al-Qur’an… Subhanallah sekali. Tentang proses pengecoran besi dan mencampur logam itu juga udah ada di Al-Qur’an. Kebaikan ibu menyusui anaknya sampai umur 2 tahun juga. Yang indah adalah penggunaan bahasa di dalam Al-Qur’an untuk membedakan sinaran matahari dan bulan. Untuk matahari digunakan kata dhiya dan bulan digunakan kata nur.Memang faktanya beda, kan. Matahari cahayanya dari reaksi nuklir di dalemnya sendiri, kalo bulan cuma pantulan dari cahaya matahari.  Plus tentu aja Al-Qur’an diwahyukan sebelum manusia tahu tentang perbedaan sumber cahaya matahari dan bulan. Subhanallah yah.

Lalu ada beberapa ayat yang membahas tentang ilmu. Ilmu adalah salah satu pondasi dari iman, karena dengan menyadari betapa hebatnya alam ini, kita harusnya menjadi lebih beriman kepada Allah. Tapi sebenarnya ilmu ini kayak pedang bermata dua. Bisa membuat makin dekat dengan Allah atau malah semakin jauh pada Allah. Contohnya kaum Bani Israil (orang Yahudi sekarang) beriman kepada Allah dan menuruti Nabi Musa tapi setelah disadarkan dengan ilmu pengetahuan yang tersebut dalam kitab Taurat malah jadi kafir. Kok bisa? Ya gak tau juga sih. Belum baca lebih banyak lagi.

Jadi intinya program ini bagus dan bermanfaat lho… Ya memang mahal sih tapi masih pada punya uang THR kan? (loh)

Daripada beli novel gitu-gitu, mahal-mahal juga pula terus ceritanya bersambung jadi mesti beli novelnya lagi, mending baca terjemahan Qur’an. Orang di Al-Qur’an juga banyak ceritanya kan, udah gitu kisah nyata lagi. Bermanfaat. Pengarangnya sih yang paling utama, langsung dari pencipta seluruh alam semesta ini, Allah Subhaanahuwata’ala.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s