“Akhirnya setiap hati hanya bisa kembali pasrah dalam aliran cinta yang mengalir entah ke mana. Seperti perahu kertas yang dihanyutkan di parit, di empang, di kali, di sungai, tapi selalu bermuara di tempat yang sama. Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu.”

–paragraf terakhir dari sinopsis Perahu Kertas di sini.

Continue reading

Advertisements

Sering saya berpikir, “Persetan sama ini negara, gua mau kerja di luar negeri terus bawa keluarga tinggal disana aja.”

Yap.

Saya dibesarkan oleh keluarga yang kalo 17 agustusan masang bendera di rumah pas H-1, atau pas H, atau malah pernah gak sama sekali. Saya dulu seorang murid yang rela (atau sebenarnya, gak peduli) diancam nilai pelajaran Pendidikan Kewarganegaraannya dikurangi gara-gara gak ikut upacara 17 Agustus. Saya seorang murid yang pernah (atau mungkin, sering) berbohong waktu ditanya guru kenapa gak ikut upacara 17 Agustus. Waktu SD saya lebih senang menyanyikan lagu plesetan Garuda Pancasila versi Alm. Hari Rusli dibanding Garuda Pancasila yang asli. Saya pernah diremedial ulangan PKN sampai tiga kali.

Hingga sampai sekarang, saya udah masuk kuliah. Dimana kebanyakan mahasiswa disini selalu memakai seragam-tak-terlihat bernama idealisme yang memiliki aksesoris wajib bernama nasionalisme. Dengan latar belakang saya yang tadi, tentu saja saya gak mau pake seragam model begituan. Ya buat apa? Nyusahin aja.

Akan tetapi di masa kuliah ini, saya jadi sadar, kalau ternyata saya gak cuma sayang banget sama keluarga saya, tapi sama keluarga besar ibu-bapak saya. Selama kuliah ini saya udah banyak ngerepotin mereka. Jadilah saya merasa berhutang budi dan ingin ngebahagiain mereka juga.

Kembali ke judul, terus berarti saya musti bawa keluarga besar bapak-ibu juga dong ke luar negeri? Continue reading “Sering saya berpikir, “Persetan sama ini negara, gua mau kerja di luar negeri terus bawa keluarga tinggal disana aja.””

“Bangkitlah, sadarlah atas kemampuanmu!”
Bener-bener makjleb.. Yak. Mulai saat ini harus lebih percaya diri, yak! Demi menolong negeri ini, supaya gak dijadiin negeri pembantu doang sama negara lain!

Jurnal Simbangando

Dapat dari milis, pidato BJ Habibie tanggal 10 Agustus ini. Seperti biasanya, semangat yang terus menggelora itu tidak pernah lekang selama hayat masih di kandung badan. Tautan dokumen asli bisa didapat disini.(BJH HAKTEKNAS – 10 Agustus 2012)

Presidential – Innovation Lecture

Bacharudin Jusuf Habibie

Pada Acara

HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL 2012
Bandung, 10 Agustus 2012

Reaktualisasi Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Membangun
Kemandirian Bangsa

Ysh. Gubernur/Kepala Daerah Propinsi Jawa Barat,
Ysh. Para Pejabat Kementerian Riset Dan Teknologi,
Ysh. Muspida dan Pejabat tingkat Propinsi Jawa Barat,
Bapak‐bapak dan Ibu‐ibu para peneliti, penggiat dan pemerhati Iptek yang saya cintai,
Hadirin yang terhormat,

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua.

HAKTEKNAS DAN N‐250

Hari ini tanggal 10 Agustus 2012, 17 tahun lalu, tepatnya 10 Agustus 1995, dalam rangka peringatan 50
tahun kemerdekaan Indonesia, bangsa kita telah menggoreskan pena sejarahnya dengan terbang
perdana pesawat terbang canggih N‐250…

View original post 2,415 more words

Force Sensing Resistor (FSR) Real Time Graph!

So I tried this project two weeks lately when I’m on my Ramadhan holiday in Bogor…

FSR feat Arduino and Matlab

I’m in.. umm.. what should I call it, maybe, a Rocketry Group in my college. Frankly I don’t know since when I’m interested in rocketry but right now I’m freakin’ looooove all of rocket thingies and I love all of my friends in HMR-RAISE (that’s the name of the group). They’re very unique,  some of them are freaks, and religious too. We like to launch our rocket in a high and quiet place–let’s call it forest–so we have spend a lot of time together.

Okeh. Nearly out of topic.

So, this stuff is for testing motor rocket performance (a thing that makes the rocket moves, like engine in car). If you want to build a rocket, you must consider how fast this rocket can get? To answer that question, you must consider how much force the motor can give.

Rocket motor, burns a fuel called proppelant inside, producing rapid fluid flow to the outside that generates some force backward. As Grandpa Newton said, action equals to reaction, so the rocket motor reacts to moves forward, which called ‘Thrust’.

This FSR will (the square shaped one which my brother press it, on video) act as sensor to detect the force that press it. Later the rocket motor will be located near the FSR (of course the FSR will be located in the test stand first), then how much force in time that the motor rocket can give, will be recorded on my laptop via Matlab. Voila! Finally I will have a graph of my rocket motor’s performance then me and my group will have intense consideration about our rocket design.

Betewe this project hasn’t really finished because the time axis still not very right. But I’m new and sucks to Matlab and kinda bored of this project so I put it on the blog, write about it, hope this could give a clue. Blahhh.

Continue reading “Force Sensing Resistor (FSR) Real Time Graph!”